Berikut ini adalah beberapa alat yang biasanya digunakan dalam studi dan identifikasi batu meteor :

  • Mikroskop: Digunakan untuk memeriksa struktur dan komposisi mineral batu meteor.
  • Spektrometer: Digunakan untuk menganalisis komposisi kimia batu meteor dan mengidentifikasi unsur-unsur yang ada di dalamnya.
  • Spektroskop inframerah: Alat ini dapat membantu dalam analisis komposisi mineral dan identifikasi senyawa organik yang ada dalam batu meteor.
  • X-ray difraksi: Metode ini digunakan untuk menganalisis struktur kristal dari mineral yang ada dalam batu meteor.
  • Spektrometer massa: Digunakan untuk mengidentifikasi isotop dan komposisi unsur dalam batu meteor.
  • Magnetometer: Alat ini digunakan untuk memeriksa keberadaan atau intensitas medan magnetik pada batu meteor, yang dapat membantu mengklasifikasikan tipe meteorit.
  • Pengukur densitas: Digunakan untuk mengukur densitas batu meteor, yang dapat memberikan petunjuk tentang komposisi dan struktur internalnya.
  • Mikrosonda elektron: Alat ini memungkinkan analisis komposisi mikroskopik batu meteor dan dapat mengidentifikasi mineral yang hadir dalam jumlah yang sangat kecil.
  • Pendulum meteorit: Sebuah alat yang digunakan untuk mengukur berat meteorit dengan menggunakan prinsip pendulum dan mengestimasi massa batu meteor.

Penggunaan alat-alat ini biasanya dilakukan oleh ilmuwan meteorit dan peneliti yang memiliki pengetahuan dan pengalaman dalam analisis dan memeriksa batu meteor.